Makan Pisang di MalamHari Bisa Bikin TidurNyenyak

27 11 2011

Tidak sedikit orang yang
mengalami kesulitan tidur di
malam hari, padahal tidur
yang cukup sangat
dibutuhkan untuk pemulihan
tubuh. Makan pisang di malam hari bisa membantu
Anda memperoleh tidur
nyenyak. Jarang sekali orang dewasa
yang mengalami tidur
nyenyak. Karena memang 44
persen orang dewasa hingga
tua mengalami masalah tidur.
Tidur kurang dari 6-7 jam per hari sudah menjadi kebiasaan
buruk banyak orang. Bila Anda termasuk salah
satu orang yang mengalami
susah tidur, coba makanlah
pisang di malam hari untuk
membantu tidur lebih
nyenyak. Penelitian dari University of
Wisconsin yang sudah
dipublikasikan pada Journal
of Neuroscience tahun 2007
menunjukkan bahwa gen
yang mengontrol aliran kalium (potasium) ke dalam
sel diperlukan untuk
mempertahankan tidur
normal, dilansir
Huffingtonpost, Kamis
(24/2/2011). Pisang merupakan salah satu
contoh buah yang banyak
mengandung kalium atau
potasium. Pada pisang
ditemukan kandungan
potasium yang tinggi sebesar 400 mg yang setara dengan
segelas jus jeruk atau
kentang kukus. Meski penelitian tersebut
dilakukan pada lalat buah,
namun peneliti mengatakan
bahwa ada implikasi yang
kuat antara manusia dan lalat
buah, karena memiliki gen pengendali kalium yang
sama. Tak hanya membuat tidur
lebih nyenyak, penelitian lain
menunjukkan bahwa makan
pisang di malam hari bisa
membantu mengobati
gangguan sleep apnea (gangguan susah bernapas
saat tidur). Orang yang mengalami
obstructive sleep apnea
(OSA) bisa mengalami
tersedak berulang kali ketika
tenggorokan tiba-tiba
tertutup saat tidur. Gangguan tidur ini juga bisa
mengancam nyawa. Peneliti dari University of
New England di New South
Wales menyebutkan pisang
dapat membantu mengatasi
gangguan tersebut. Hasil
studi awal menunjukkan bahwa fosfolipid (asam
lemak pada pisang) dapat
tetap aktif dalam mulut
selama enam jam, yang sama
artinya dengan periode tidur
yang memuaskan). Fosfolipid diketahui dapat
menjaga tenggorokan tetap
terbuka sehingga
menghindari tersedak saat
tidur dan membantu pasien
OSA mendapatkan tidur yang berkualitas. “Temuan awal kami
menunjukkan bahwa pisang
dapat menawarkan alternatif
yang relatif murah dan lezat
sebagai bagian dari
pengobatan untuk pasien dengan obstructive sleep
apnea,” jelas Dr Tom Van der
Touw, salah satu peneliti.


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.